11 Juni 2015

Makna Dibalik Lagu Kinjirareta Futari (Dua Orang yang Terlarang)




Kinjirareta futari, kenapa aku memilih untuk membahas lagu ini? Ya, karena memang masih sedikit pembahasan seputar makna dibalik lagu ini yang bisa kita temui di berbagai website atau blog milik fans JKT48. Di samping itu, butuh pemahan lebih dalam untuk memahami makna yang terkandung di dalam lagu ini. Sebelum membahas lebih lanjut, aku sebagai penulis artikel ingin mnyampaikan bahwa tulisan ini hanya buah hasil pemikiran ku sendiri, dan mungkin bukan sebuah fakta dari ofisial 48 family.

Kinjirareta futari, yang secara harfiah berarti dua orang yang terlarang, merupakan lagu yang menceritakan dua orang kekasih yang saling mencintai tapi dengan terpaksa memutuskan untuk berpisah. Mereka, menyadari bahwa hubungan yang terjalin di antara mereka merupakan hubungan terlarang yang tidak seharusnya ada, karena mereka berdua merupakan sepasang kekasih yang menjalin cinta sesama jenis. Nah, mulai dari sini, mari kita lanjutkan pada penterjemahan makna lirik lagunya.


Pepohonan, embun pagi
bagaikan desahan seseorang
Danau yang tidak ada di peta
airnya tenang bagaikan tertidur
Penceritaan latar tempat, dimana mereka sering memadu kasih berdua, di tempat yang tak ada seorangpun tau dan tak ada orang lain yang akan mengusik mereka.

Kehilangan kata-kata
Kesedihan yang terlalu sepi
Di ujung akhir kenangan ini
Tempat yang dahulu ingin kudatangi
Sebuah ungkapan perasaan sepasang kekasih yang merasakan kesedihan saat membayangkan betapa sepinya saat nanti mereka telah berpisah. Kini mereka telah tiba di saat di mana mereka harus memutuskan hubungan mereka yang terlarang tersebut.

Bagai melempar batu ke danau
di hatiku riak air meluas
Tak bisa dengan orang lain
Apakah ini tak boleh?
Bagaikan riak air yang terus meluas, seperti itulah perasaan cinta yang mereka rasakan. Semakin berusaha untuk menghindari, semakin besar rasa cinta yang mereka miliki. Sebuah perasaan cinta yang tak bisa ditumpahkan kepada orang lain. Apakah ini tak boleh? Pertanyaan yang timbul di dalam hati, mengawali rasa putus asa akan hubungan yang tak semestinya ada.

Kapal di tepian danau
diikat tali yang sangat erat
Jika menghindari keramaian
harus pergi ke dunia yang amat jauh
Di tengah danau, di atas kapal kecil itulah tempat dimana mereka bisa menghindari keramaian. Setidaknya, disaat-saat terakhir seperti ini mereka ingin menghabiskan waktu hanya berdua.

Jangan kamu salahkan diri sendiri
Janganlah kamu menangis sendirian
Saling memahami kebahagiaan
ciuman ikatan yang erat
Tak perlu menyalahkan diri sendiri, tak perlu menangisi keadaan yang tak berpihak, kebahagiaan yang pernah tercipta sebelumnya mungkin sudah cukup untuk membuat kenangan indah di masa depan. Bukankah ciuman yang pernah ada telah menciptakan ikatan yang tak akan pernah hilang?

Sampai mana pun dirimu kucintai
Sampai kapan pun dirimu dicintai
Saling mempercayai keabadian
Dosanya pertemuan kita
Dimanapun... Sampai kapanpun... Mereka akan saling mencintai satu sama lain. Tetap saling mempercayai keabadian cinta yang terlarang itu.

Kumohon, kumohon
maafkanlah cinta kita ini
yang tak terkabul
Sembunyikan dalam hati
Saling berusaha untuk memaafkan dan menerima keadaan yang tak sesuai dengan cinta mereka. Cinta yang tak terkabul itu, tetaplah sembunyikan dan simpan erat di dalam hati.
 
Kumohon

Kepada takdir yang kejam ini
berserah diri
Kita berdua yang terlarang
Memohon kepada takdir agar tetap kuat menjalani kehidupan yang terpisah, menyerahkan cinta terlarang itu dalam jarak yang tak tersentuh.

Dahulu aku tidak terlahir seperti ini
tak akan pernah berpisah
Jikalau dahulu aku tidak terlahir seperti ini
Kita berdua kan terikat
Seandainya salah satu di antara merka terlahir tidak sebagai perempuan, mereka tak perlu berpisah saat ini, mereka bisa terus saling mencinta dalam hubungan yang wajar.
 
Ayo kita naik kapal ke danau
Kalau kau lelah mendayung, tidurlah dalam dekapanku
Karena dalam mimpi, kita, akan terus saling mencinta
Saat lelah dengan kenyataan hidup, tidurlah. Setidaknya di dalam tidur masih ada mimpi indah yang akan mempertemukan. Di dalam mimpi, mereka tetap bisa saling mencinta tanpa ada yang menghalangi.


Ya, begitulah sekiranya lirik lagu yang coba untuk ku terjemahkan dengan bahasaku sendiri. Hem, Bagaimanapun sebuah cinta terjalin, tak ada cinta yang terlarang, hanya pendapat orang yang menilai sajalah yang menganggap itu terlarang.