29 April 2014

Hari Yang Panjang

29 april ini aku terbangun sekitar jam setengah dua belas siang di kontrakkan Suleman. Sebenarnya jam tujuh pagi aku udah bangun, tapi karena masih ngantuk ku putuskan untuk melanjutkan tidurku, lagian udah telat kalau mau ikut ngumpul di basecamp untuk berangkat ke sekolah-sekolah menyebarkan brosur dan poster.

Sekitar jam dua belas aku bertiga sama Suleman dan Nengah berangkat ke basecamp, bisa di bilang kita bertiga di suruh jaga basecamp karena teman-teman yang lain pada berangkat nyebarin brosur.

Ouch!!! Siluman keberuntungan berpihak pada kami bertiga, baru aja sampai kita udah ditawarin makanan, isinya ayammgoreng, tempe, pergedel kentang dll. Kebetulan, ini sarapan di siang hari. Tanpa malu-malu, kita bertiga lahap tuh makanan. Pak Samsul sang kepala jurusan sampai nyinggung sambil bercanda ke Nengah, "Baloteli ini kerja nggak, makan iya..." Haha... Cuma Nengah yang di katain, aku sama Suleman kagak. Tapi perduli amat, yang penting kenyang, maklum anak kostan.

Ah, waktu beranjak sore, basecamp mulai sepi, dan kami kesepian. Bosan karena sudah dua hari ini wifi di basecamp eror, entah bagaimana dengan besok. Tapi sering berjalannya waktu, teman-teman pada datang dan suasana menjadi ramai. Entah kenapa kita jadi agak gila, foto-foto gitu...

Nengah sok imut (amit-amit!!!)

Queen Kiekie menguap karena sudah ngantuk (jam 2 malam)

Siang tadi
Bagus - Suleman - Anggi - Nengah

Aku yang sok ganteng

Nengah seharian pakai jaket Yuni, kayaknya lagi kangen berat

Nih, Kajur baru SK... Haha...

Cuap-cuapan. Yang sana tuh kepengen juga...

Suleman kalau aku yang fotoin, pasti bagus

Suleman waktu liat foto-foto 

Aku yang entah lagi apa

Masih dapat jatah, bersyukurlah masih kami sisakan

Gaya tidurnya mirip...

Suleman yang udah tidur di pojokkan (sekitar jam setengah dua malam)
Sesaat sebelum laptopnya ku rampok untuk update blog


Ceritanya panjang banget kalau di tulis semua, termasuk aku yang jalan sama Vicky kesana-kemari sampai jam sembilan malam. Jadi aku ceritakan dikit lagi deh tentang hari ini. Setelah melakukan banyak hal termasuk main kartu dan bengong, aku tidur jam setengah sebelas malam dan bangun jam sebelas (masih di basecamp). Waktu bangun, muncul lagi perasaan aneh yang selama ini sering aku rasain waktu bangun tidur.
Aku ngerasa kesepian, padahal aku lagi sama teman-temanku. Rasanya, sedih kepikiran nggak punya siapa-siapa di kota Malang ini. Mamak nggak ada, bapak nggak ada, rasanya semuanya nggak ada. Hahkan, kesedihan seperti inipun aku nggak tau harus curhat ke siapa biar aku bisa lebih tenang.

Kalian tau, waktu dalam keadaan labil kayak gitu siapa cewek yang pertama aku ingat? Yuni... Mantan yang dulu selalu ada untuk nemanin aku terutama waktu aku kesepian. Tapi sekarang, Yuni udah bukan milikku lagi. Waktu itu kita putus aku yang minta. Waktu itu aku juga mikir, aku pasti bakal menyesali keputusanku. Ternyata memang benar, aku selalu kangen dia dan semenjak kita putus aku jadi sering kesepian, nggak ada tempat berbagi. Tapi mau gimanapun, aku harus terima resiko ini. Mandiri tanpa dia, itu kewajiban.


Fotoku waktu sama Yuni, dulu...